Kementerian Perhubungan Indonesia mengumumkan bahwa jalan tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 (ruas Bawen-Ambarawa) dan ruas Prambanan-Purwomartani akan dibuka saat mudik lebaran 2026. Pembukaan kedua ruas tol ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang sering terjadi di jalan arteri dan ruas Tol Solo-Semarang.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa keberadaan tol fungsional ini akan memberikan alternatif bagi para pemudik. Dengan adanya jalan baru ini, masyarakat bisa lebih mudah menjangkau daerah-daerah seperti Magelang dan Temanggung.
Dengan kondisi arus lalu lintas yang semakin padat di Tol Solo-Semarang, Aan menegaskan bahwa proyek ini sangat penting. Ia berharap, kehadiran ruas tol baru ini dapat meningkatkan kelancaran transportasi selama musim mudik yang biasanya sangat padat.
Pentingnya Persiapan untuk Keamanan dan Kelancaran Transportasi
Menjelang dibukanya ruas tol baru, Kementerian Perhubungan mengutamakan aspek keselamatan. Rambu-rambu lalu lintas dan penerangan yang memadai menjadi perhatian utama agar pengguna jalan merasa aman.
Pengaturan lalu lintas yang matang juga diperlukan untuk menghindari kecelakaan. Aksesibilitas dan kelancaran arus lalu lintas menjadi prioritas yang tidak bisa diabaikan dalam situasi mudik yang sibuk.
Lebih lanjut, Aan menyatakan bahwa sarana dan prasarana harus siap dan memenuhi standar keselamatan. Keputusan untuk mengoperasikan ruas tol secara fungsional akan ditentukan setelah semua persyaratan keselamatan terpenuhi.
Kolaborasi Antara Berbagai Pihak untuk Kesuksesan Proyek
Kemenhub bekerja sama dengan berbagai instansi untuk memastikan kesuksesan pelaksanaan angkutan Lebaran. Kolaborasi ini melibatkan Korlantas dan pihak pengelola tol seperti Jasa Marga.
Dengan kolaborasi ini, mereka berharap agar arus mudik dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman. Keberadaan tol baru sangat diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jalan-jalan utama.
Dengan adanya dukungan dari semua pihak, masyarakat pun dapat menikmati momen berharga saat berkumpul dengan keluarga. Hal ini tentu akan membawa dampak positif bagi semua yang terlibat dalam perjalanan selama lebaran.
Status Progres Proyek dan Harapan Pelaksanaan Mudik
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto, menginformasikan bahwa progres proyek ruas tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 sudah mencapai 90 persen. Sementara itu, proyek tol Solo-Yogyakarta ruas Prambanan-Purwomartani sudah 95 persen dan siap dibuka saat lebaran.
Rivan juga menegaskan bahwa ruas dari Bawen sampai Ambarawa sudah siap digunakan secara fungsional. Kehadiran ruas baru ini diperkirakan mampu mengatasi kepadatan lalu lintas antara Prambanan hingga Kalasan.
Dengan demikian, harapan untuk melancarkan transportasi saat mudik menjadi semakin realistis. Rivan optimis bahwa dengan dukungan semua pihak, kehadiran tol baru ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.













