PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 dengan tema “Berkarya Tanpa Batas: Etika Kerja, Komunikasi, dan Berfokus Pada Solusi” di Jakarta. Acara ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya inklusi dan keberagaman di tempat kerja.
Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menekankan komitmen perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menghapus stigma, diskriminasi, dan memastikan bahwa semua individu memiliki ruang untuk berkarya secara optimal.
Sampai dengan November 2025, jumlah pegawai penyandang disabilitas di Pertamina mencapai 2,52% dari total karyawan. Ini menunjukkan dedikasi perusahaan dalam menciptakan tempat kerja yang inklusif dan setara bagi semua orang, sejalan dengan Asta Cita keempat dalam pengembangan sumber daya manusia.
Pentingnya Inklusi di Lingkungan Kerja untuk Penyandang Disabilitas
Direktur Sumber Daya Manusia Pertamina, Andy Arvianto, menjelaskan bahwa momen ini bukan hanya sekadar seremoni. Ini adalah pengingat bagi semua pihak akan pentingnya tindakan nyata dalam mendorong inklusi di lingkungan kerja.
Pertamina telah melaksanakan beberapa kebijakan yang mendukung pengembangan sumber daya manusia bagi penyandang disabilitas. Meliputi program peningkatan kompetensi serta standarisasi fasilitas dan aksesibilitas di seluruh area kerja Pertamina.
Dengan prinsip equity atau kesetaraan, Pertamina berusaha memastikan bahwa setiap pegawai disabilitas mendapatkan fasilitas dan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Hal ini bertujuan agar semua pegawai tidak hanya bekerja, tetapi juga dapat berkembang dalam karier mereka.
Meningkatkan Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas di Pertamina
Rustina Sari, perwakilan pekerja disabilitas di PT Kilang Pertamina Internasional, menyampaikan kebanggaannya menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Ia menyoroti banyak aktivitas yang melibatkan penyandang disabilitas, sehingga menciptakan suasana kerja yang nyaman.
“Sebagai bagian dari Pertamina, saya merasa sangat termotivasi. Banyak yang saya pelajari, mulai dari pengetahuan baru hingga pengalaman yang berharga,” katanya. “Saya berharap Pertamina bisa merekrut lebih banyak penyandang disabilitas ke depannya.”
Acara tersebut diisi dengan talkshow yang menghadirkan narasumber dari Komisi Nasional Disabilitas. Diskusi ini bertujuan untuk berbagi perspektif dan pengalaman tentang pentingnya inklusi di dunia kerja.
Komitmen Perusahaan dalam Mewujudkan Lingkungan Kerja yang Akomodatif
Pertamina menunjukkan melalui berbagai program dan inisiatifnya bahwa keberagaman adalah kekuatan. Dengan semakin banyaknya penyandang disabilitas yang berpartisipasi, perusahaan dapat memanfaatkan potensi mereka sepenuhnya.
Fokus perusahaan adalah menciptakan budaya kerja yang menyeluruh dan ramah bagi semua pegawai. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai yang diusung perusahaan dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas.
Penting untuk memahami bahwa keberadaan penyandang disabilitas di tempat kerja bukan hanya sekadar memenuhi kuota, tetapi juga memberi kontribusi yang signifikan terhadap dinamika tim. Kolaborasi yang baik dapat meningkatkan kualitas kerja secara keseluruhan.















