Pada Januari 2026, Apple mengumumkan peluncuran produk terbaru mereka, yaitu AirTag 2. Perangkat pelacak ini dirancang untuk membantu pengguna menemukan barang-barang penting dengan lebih efisien dan efektif dibandingkan generasi sebelumnya.
Dengan diperkenalkannya teknologi terbaru, AirTag 2 menawarkan berbagai fitur canggih yang meningkatkan kemudahan bagi penggunanya. Ini termasuk rentang pencarian yang lebih luas serta peningkatan pada speaker, sehingga suara pelacaknya kini lebih keras dan jelas.
Sejak perilisannya pertama kali pada tahun 2021, AirTag telah menjadi alat yang sangat berguna bagi banyak orang di seluruh dunia. Menggunakan perangkat ini, pengguna dapat menemukan barang-barang seperti kunci, koper, atau tas dengan lebih mudah.
AirTag 2 kini dilengkapi dengan chip Ultra Wideband generasi kedua, yang juga dipasang pada perangkat terbaru Apple lainnya, baik iPhone maupun Apple Watch. Chip ini menjadi tulang punggung dalam meningkatkan pelacakan barang yang hilang menjadi lebih efektif dan akurat.
Peningkatan Teknologi untuk Pelacakan yang Lebih Baik
Chip yang ada pada AirTag 2 mendukung pelacakan barang dengan beberapa metode, termasuk umpan balik haptik dan visual. Dengan teknologi ini, pengguna akan dimudahkan dalam menemukan barang hingga 50 persen lebih jauh daripada sebelumnya.
Peningkatan bluetooth pada perangkat ini juga mampu memperluas jangkauan pelacakan, menjadikan pengalaman pengguna semakin menyenangkan. Walaupun barang hilang dari jangkauan iPhone, pengguna masih dapat menemukannya berkat jaringan pelacakan yang terintegrasi.
Fitur baru Precision Finding dalam AirTag 2 memungkinkan pengguna untuk menggunakan Apple Watch, khususnya versi terbaru, untuk melacak barang dengan lebih tepat. Ini sangat berguna untuk pengguna yang aktif dan sering bepergian.
Desain baru dari AirTag 2 membuat perangkat ini juga lebih menarik secara visual. Dengan peningkatan pada volume suara, kini pengguna dapat mendengar suara dari AirTag dengan jarak yang lebih jauh.
Fitur Lacak yang Meningkatkan Pengalaman Pengguna
Dengan adanya fitur Lacak, pengguna dapat dengan mudah melacak lokasi AirTag, perangkat Apple, dan bahkan perangkat pihak ketiga yang terhubung. Privasi pengguna menjadi prioritas, sehingga berbagai informasi tidak akan disalahgunakan.
Jaringan Lacak, yang dibangun menggunakan teknologi Bluetooth, memanfaatkan perangkat Apple lainnya untuk mendeteksi lokasi aksesori, memberikan pengalaman yang lebih terhubung dan efisien. Jaringan ini memperkuat kemampuan pelacakan dan memberikan informasi yang akurat mengenai lokasi barang.
Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur Share Item Location, sehingga lokasi barang dapat dibagikan kepada orang-orang tepercaya, seperti maskapai penerbangan. Ini menjadi solusi bagi mereka yang mengalami masalah terkait pelacakan koper saat bepergian.
Kemitraan Apple dengan lebih dari 50 maskapai penerbangan menambah nilai lebih pada fitur ini, memastikan bahwa lokasi barang dapat dilaporkan secara rahasia dan aman. Dengan demikian, ini menjadikan AirTag 2 sebagai alat yang tak ternilai bagi pelancong.
Kepedulian Lingkungan dalam Desain Produk
AirTag 2 menunjukkan komitmen Apple terhadap keberlanjutan dalam setiap aspeknya. Memanfaatkan bahan daur ulang, produk ini mengurangi dampak terhadap lingkungan dengan menggunakan 85 persen plastik hasil daur ulang untuk penutupnya.
Selain itu, unsur logam tanah jarang untuk semua magnet juga diambil dari sumber daur ulang, menambah keberlanjutan produk ini. Papan sirkuit cetak yang digunakan juga terdiri dari 100 persen bahan emas daur ulang.
Dengan pilihan warna yang menarik, seperti oranye rubah, ungu temaram, dan biru tua, AirTag 2 juga hadir dengan aksesori yang mempercantik penampilannya. Gantungan kunci cincin FineWoven ditawarkan dalam berbagai warna, memberikan variasi bagi pengguna.
Setiap pengguna yang ingin memanfaatkan AirTag 2 harus memastikan perangkat mereka kompatibel, termasuk iPhone atau iPad dengan versi iOS atau iPadOS terbaru. Pengguna juga perlu memiliki akun Apple dan memastikan fitur Find My diaktifkan.
AirTag 2 dijadwalkan untuk hadir di berbagai pasar, termasuk Indonesia, meskipun informasi harga resmi belum diumumkan. Dengan harga satuan global sebesar US$29 dan paket berisi empat unit seharga US$99, Adanya produk ini menambah banyak pilihan bagi pengguna yang ingin memastikan barang-barang mereka tetap aman dan dapat dilacak dengan mudah.














