Perusahaan infrastruktur besar di Indonesia terus menunjukkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Salah satunya adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yang bersinergi dengan entitas di bawahnya untuk memberikan bantuan kepada para korban bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
Melalui langkah-langkah cepat dan terkoordinasi, Jasa Marga berupaya meringankan beban masyarakat serta mendukung percepatan pemulihan pascabencana. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan komitmen perusahaan dalam menanggapi krisis ini dengan serius.
Langkah Cepat Penyaluran Bantuan Bencana di Aceh
Jasa Marga Group telah menyalurkan bantuan dengan mengandalkan jalur darat untuk menjangkau masyarakat di Provinsi Aceh yang terkena dampak bencana. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung pada sebuah posko terpadu penanganan bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Berbagai jenis bantuan telah disalurkan, termasuk sembako, alat perlengkapan untuk bayi dan wanita, serta pasokan air minum sebagai prioritas utama. Mengingat kondisi yang parah akibat bencana tersebut, tim relawan sebanyak 12 orang disiapkan untuk memberikan bantuan di lapangan.
Selain itu, kendaraan besar juga disiagakan untuk membantu evakuasi kendaraan yang terjebak dalam lumpur dan air banjir. Langkah ini penting untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional, terutama jalan Medan-Banda Aceh.
Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban di Medan
Sebelum mengalihkan perhatian ke Aceh, Jasa Marga sebelumnya telah meluncurkan fase penyaluran bantuan di beberapa daerah di Medan. Bantuan pertama dilakukan pada akhir November dengan melibatkan tim dari regional setempat.
Tim Jasa Marga memberikan paket sembako dan makanan siap saji yang sangat dibutuhkan oleh keluarga-keluarga yang terdampak. Penyaluran ini juga mencakup paket makanan bayi dan perlengkapan tidur.
Kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan turut memperkuat langkah penyaluran bantuan, termasuk alat masak dan persediaan air minum untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar. Keberadaan bantuan ini menjadi bagian dari strategi untuk mendukung proses pemulihan masyarakat.
Usaha Berkelanjutan dan Komitmen Sosial Jasa Marga
Jasa Marga tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga berinisiatif mengirimkan tim Jasamarga Penggiat Alam (Jasmapala). Tim ini beranggotakan empat personil yang siap turun langsung ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan dan membersihkan fasilitas umum.
Melalui upaya koordinasi yang matang dengan pemerintah daerah dan lainnya, semua bantuan disalurkan tepat sasaran. Kerjasama lintas stakeholder ini penting untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi dengan cepat.
Optimisasi operasional jalan tol oleh Jasa Marga juga berperan dalam mempercepat distribusi logistik. Infrastruktur tol yang ada dapat mendukung akses bantuan darurat dan menjaga mobilitas masyarakat di wilayah terdampak.
Monitoring dan Situasi Terkini Bencana Alam
Ke depan, Jasa Marga memiliki rencana untuk terus memantau situasi terkini bersama otoritas setempat. Dengan mempersiapkan sumber daya operasional yang memadai, perusahaan berkomitmen untuk memberikan bantuan tambahan sesuai dengan kebutuhan yang muncul di lapangan.
Langkah-langkah ini menunjukkan niat dan kesiapan Jasa Marga untuk tetap berada di garis depan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kontribusi positif ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pemulihan pascabencana.
Selain mendukung masyarakat yang terkena dampak, Jasa Marga juga berkomitmen untuk menjaga kelancaran infrastruktur dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat secara lebih luas. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menjawab krisis, tetapi juga meningkatkan ketahanan jangka panjang komunitas.













