Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 oleh PT Pertamina (Persero) menjadi momen penting yang dilaksanakan di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, pada tanggal 28 Oktober. Upacara tersebut dipimpin oleh Direktur Utama Pertamina, yang dihadiri oleh jajaran Direksi, Komisaris, manajemen, serta seluruh Perwira Pertamina Group.
Dalam amanat yang disampaikan, ia menekankan pentingnya semangat Sumpah Pemuda sebagai pengingat bagi seluruh insan Pertamina untuk menyumbangkan kontribusi terbaik dalam membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.
“Dalam konteks saat ini, tugas kita berbeda. Tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengedepankan ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Meski demikian, semangat tetap sama; Indonesia harus berdiri tegak, tidak boleh kalah,” tegasnya mengutip pesan dari Menteri Pemuda dan Olahraga.
Dia juga mengingatkan generasi muda, khususnya Perwira Pertamina, untuk tidak takut bermimpi besar dan menghadapi tantangan. Pesan yang disampaikan oleh tokoh nasional sangat relevan bagi generasi yang sedang tumbuh ini, mendorong mereka untuk menjadi penggerak perubahan.
“Jangan takut untuk bermimpi besar, dan jangan takut gagal. Kalian adalah penentu sejarah, bukan hanya sekadar pelengkap,” paparnya dalam keterangannya pada hari yang sama.
Pentingnya Peran Generasi Muda dalam Energi Nasional
Direktur Utama Pertamina juga mencatat bahwa generasi muda Indonesia memiliki peran vital dalam penentuan arah pengembangan energi nasional ke depan. Dalam konteks itu, ia mengarahkan semua Perwira untuk menjadikan diri mereka teladan dalam inovasi dan perubahan menuju transisi energi yang berkelanjutan.
“Perwira Pertamina seharusnya menjadi pionir dalam perubahan. Menjadi pemuda yang berani mengambil langkah, mempercepat transformasi energi demi mendukung kemandirian energi, dan menghadirkan solusi energi berkelanjutan untuk negara kita,” jelasnya.
Dia menambahkan bahwa di tangan generasi muda, masa depan energi Indonesia benar-benar ditentukan. Dengan semangat juang yang dimiliki, generasi ini diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan di dunia yang terus bergerak maju.
Dalam upaya mendukung target Net Zero Emission pada tahun 2060, Pertamina telah menerapkan berbagai inisiatif transisi energi. Inisiatif ini berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dalam setiap aspek bisnis dan operasionalnya.
Komitmen Pertamina dalam Transisi Energi Berkelanjutan
Pertamina berkomitmen untuk mendukung transisi energi yang berkelanjutan dengan berbagai inisiatif inovatif. Ini termasuk pengembangan energi terbarukan dan penerapan teknologi mutakhir yang ramah lingkungan.
“Dengan berinvestasi dalam teknologi baru, kami ingin memastikan bahwa Pertamina bukan hanya menjadi perusahaan energi yang besar, tetapi juga dapat diandalkan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” tuturnya.
Dalam setiap kebijakan yang diambil, Pertamina berusaha untuk selaras dengan nilai-nilai yang mendukung keberlanjutan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sumber daya alam yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik tanpa mengorbankan masa depan.
Pengembangan energi bersih dan ramah lingkungan menjadi salah satu fokus utama, yang tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri tetapi juga untuk berkontribusi kepada masyarakat serta menjaga ekosistem.
Peran dan Tanggung Jawab yang Dijalankan oleh Pertamina
PT Pertamina (Persero) mengambil peran strategis dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Sebagai perusahaan energi milik negara, mereka memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan ketersediaan energi yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi yang tepat, Pertamina terus berusaha meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Upaya ini melibatkan setiap elemen yang ada di perusahaan, termasuk generasi muda yang diharapkan menjadi garda terdepan dalam perubahan.
“Kami percaya bahwa setiap individu di perusahaan ini memiliki potensi untuk membuat perubahan positif. Sebagai Perwira Pertamina, kalian memiliki peran yang sangat penting dalam misi ini,” ungkapnya.
Untuk itu, generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan akademis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diaplikasikan dalam dunia kerja. Dengan kombinasi ini, mereka akan mampu berkontribusi nyata dalam menghadapi tantangan zaman.
Keberadaan program pelatihan dan pengembangan yang dijalankan Pertamina ditujukan untuk menyiapkan generasi muda agar lebih siap dalam menghadapi dinamika di sektor energi. Kegiatan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kepemimpinan hingga keterampilan teknis yang diperlukan dalam industri energi.














